Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, menegaskan bahwa konsistensi lini pertahanan menjadi faktor penentu dalam ambisi klub berjuluk Maung Bandung untuk meraih gelar juara liga Indonesia tiga kali berturut-turut atau hattrick juara.
Hodak menilai soliditas barisan belakang bukan sekadar pelengkap strategi, melainkan fondasi utama yang membedakan tim juara dari pesaing. Menurutnya, tim yang mampu menjaga kebersihan gawang secara konsisten sepanjang musim akan memiliki keunggulan signifikan dalam persaingan papan atas.
Pernyataan pelatih asal Kroasia itu mencerminkan filosofi permainan yang ia tanamkan sejak membesut Persib. Di bawah arahannya, Persib dikenal sebagai tim yang tidak hanya mengandalkan produktivitas serangan, tetapi juga membangun struktur bertahan yang disiplin dan terorganisasi dengan baik di setiap lini.
Bagi Hodak, meraih hattrick juara bukanlah target yang dapat dicapai hanya dengan mengandalkan individu-individu berbakat di lini depan. Keseimbangan antara serangan dan pertahanan, serta ketahanan mental pemain selama kompetisi panjang, menjadi variabel yang sama pentingnya.
Persib sendiri telah membuktikan ketangguhan mereka dalam beberapa musim terakhir dengan tampil dominan di Liga 1 Indonesia. Keberhasilan mempertahankan gelar untuk kedua kalinya memperkuat posisi mereka sebagai kekuatan dominan sepak bola domestik saat ini.
Hodak juga menekankan pentingnya kesiapan seluruh skuat, bukan hanya starting eleven. Kedalaman skuat yang berkualitas dinilai menjadi keharusan agar performa tim tidak terpengaruh oleh cedera atau akumulasi kartu selama musim bergulir.
Dengan target ambisius hattrick di depan mata, Persib kini menghadapi tekanan berlipat dari klub-klub rival yang turut memperkuat skuat mereka untuk mengakhiri dominasi Maung Bandung. Namun Hodak tampak percaya diri bahwa fondasi yang telah dibangun cukup kokoh untuk melewati tantangan tersebut.