PT PLN (Persero) menyatakan pasokan listrik di Provinsi Aceh mulai pulih secara bertahap setelah gangguan pada jalur transmisi bertegangan 275 kilovolt (kV) di kawasan Muara menyebabkan pemadaman total yang melumpuhkan kelistrikan di seluruh wilayah ujung barat Indonesia tersebut.
Gangguan transmisi tegangan tinggi ini langsung berdampak luas karena jalur 275 kV merupakan tulang punggung distribusi listrik di Aceh. Ketika satu titik kritis pada jaringan transmisi utama terganggu, sistem kelistrikan yang terhubung dalam satu jaringan terpadu secara otomatis terdampak secara menyeluruh, mulai dari kawasan perkotaan hingga pelosok daerah.
PLN mengonfirmasi bahwa tim teknis langsung dikerahkan ke lapangan segera setelah gangguan terdeteksi untuk melakukan pemeriksaan dan perbaikan. Proses pemulihan dilakukan secara bertahap dengan memprioritaskan jaringan distribusi ke fasilitas vital seperti rumah sakit, instalasi air bersih, dan pusat layanan publik.
Pemadaman total seperti ini memberikan dampak langsung yang signifikan bagi masyarakat. Aktivitas ekonomi, layanan kesehatan, dan kegiatan sehari-hari warga terganggu selama proses pemulihan berlangsung. Pelaku usaha kecil dan menengah yang bergantung pada listrik untuk operasional juga menanggung kerugian akibat terhentinya aktivitas produksi dan perdagangan.
PLN belum merinci penyebab teknis spesifik yang memicu gangguan pada transmisi 275 kV tersebut. Investigasi mendalam masih terus dilakukan untuk menentukan akar masalah sekaligus mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang.
Aceh merupakan salah satu provinsi yang secara geografis memiliki tantangan tersendiri dalam hal ketahanan infrastruktur kelistrikan. Kondisi topografi yang beragam dan bentangan wilayah yang luas menjadikan pemeliharaan jaringan transmisi tegangan tinggi sebagai pekerjaan yang memerlukan perhatian dan investasi berkelanjutan.
PLN mengimbau masyarakat untuk tetap bersabar selama proses normalisasi berlangsung dan meminta pelanggan segera melaporkan jika wilayahnya belum mendapat aliran listrik kembali melalui saluran pengaduan resmi perusahaan.