PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk menyatakan dukungan penuh terhadap arahan pemerintah terkait skema pembagian komisi mitra pengemudi ojek online (ojol), sebagai bagian dari upaya memperbaiki kesejahteraan pengemudi yang selama ini menjadi sorotan publik.

Pernyataan sikap resmi GoTo ini muncul seiring meningkatnya tekanan dari berbagai pihak, termasuk komunitas pengemudi ojol, yang menuntut transparansi dan keadilan dalam sistem bagi hasil antara platform dan mitra pengemudi. Pemerintah sebelumnya telah mengeluarkan arahan yang mendorong perusahaan teknologi transportasi untuk meninjau ulang struktur komisi yang berlaku.

GoTo menegaskan bahwa perusahaan berkomitmen untuk menjalankan setiap ketentuan yang ditetapkan pemerintah demi memastikan ekosistem transportasi berbasis aplikasi di Indonesia berjalan secara adil dan berkelanjutan. Perusahaan menyebut mitra pengemudi sebagai komponen vital dalam operasional bisnis mereka.

Kebijakan komisi ojol telah lama menjadi polemik. Sejumlah pengemudi mengeluhkan potongan platform yang dinilai terlalu besar, sehingga mengurangi pendapatan bersih mereka secara signifikan. Beberapa asosiasi pengemudi bahkan sempat menggelar aksi demonstrasi untuk mendesak perubahan regulasi yang lebih memihak mitra.

Pemerintah, melalui kementerian terkait, tengah menyusun kerangka regulasi yang lebih rinci guna mengatur batas maksimum komisi yang dapat dipungut platform dari setiap transaksi. Langkah ini dipandang sebagai tonggak penting dalam tata kelola ekonomi digital Indonesia, khususnya di sektor transportasi berbasis aplikasi yang terus berkembang pesat.

Dengan menyatakan dukungannya, GoTo memposisikan diri sebagai mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan ekosistem digital yang inklusif. Namun, pernyataan ini masih perlu dibuktikan melalui implementasi nyata yang terukur dan dapat dipantau oleh publik maupun regulator.

Industri transportasi online di Indonesia mencakup jutaan mitra pengemudi yang menggantungkan sebagian besar penghasilan mereka dari platform seperti Gojek dan Grab. Regulasi yang adil diharapkan mampu meningkatkan taraf hidup pengemudi sekaligus menjaga daya saing platform di pasar domestik yang kompetitif.