Presiden Prabowo Subianto menyatakan pemerintah berhasil menyelamatkan potensi penerimaan negara sebesar 150 miliar dolar Amerika Serikat melalui pembentukan badan ekspor nasional, sebagai bagian dari upaya serius memberantas praktik penambangan dan perkebunan ilegal yang selama ini menggerus kekayaan sumber daya alam Indonesia.

Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo dalam kesempatan resmi yang menegaskan komitmen pemerintahannya untuk membenahi tata kelola sektor ekstraktif. Menurut Prabowo, kebocoran devisa akibat aktivitas ilegal di sektor pertambangan dan perkebunan telah berlangsung dalam jangka panjang dan merugikan negara secara signifikan.

"Melalui badan ekspor yang kami bentuk, kami mampu menghentikan aliran kekayaan negara yang selama ini keluar secara tidak sah. Angka 150 miliar dolar bukan jumlah yang kecil — itu adalah hak rakyat Indonesia," ujar Prabowo.

Pemerintah menyebut badan ekspor nasional ini dirancang sebagai instrumen pengawasan dan pengendalian arus komoditas strategis, sehingga seluruh hasil tambang dan perkebunan wajib melewati mekanisme resmi sebelum diekspor. Langkah ini sekaligus memperketat pengawasan terhadap izin usaha pertambangan dan perkebunan yang beroperasi di luar kerangka hukum.

Upaya penertiban aktivitas ilegal di sektor sumber daya alam bukan hal baru di Indonesia. Namun, skala klaim penyelamatan devisa yang disampaikan Prabowo mencerminkan ambisi besar pemerintahan saat ini untuk mengoptimalkan penerimaan negara dari kekayaan alam, sekaligus menekan praktik korupsi dan penyelundupan komoditas yang sudah mengakar.

Pemerintah juga menegaskan bahwa penegakan hukum terhadap pelaku tambang dan perkebunan ilegal akan terus diintensifkan, dengan melibatkan aparat penegak hukum serta kementerian terkait. Sinergi lintas lembaga disebut sebagai kunci keberhasilan program ini ke depan.

Langkah ini menjadi bagian dari agenda besar Prabowo dalam memperkuat kedaulatan ekonomi nasional, yang salah satunya berfokus pada penghapusan kebocoran pendapatan negara dari sektor primer. Pemerintah berharap keberhasilan program ini dapat berkontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat secara luas.