Rusia dan Vietnam menandatangani rencana kerja sama maritim strategis yang mencakup periode hingga 2030, diteken langsung oleh Penasihat Presiden Rusia Nikolai Patrushev dan Wakil Perdana Menteri Vietnam Phan Van Giang dalam pertemuan bilateral kedua negara. Penandatanganan ini menandai penguatan hubungan antara Moskow dan Hanoi di tengah dinamika geopolitik kawasan Asia Pasifik yang terus bergeser.

Kerja sama maritim yang disepakati mencakup sejumlah bidang strategis antara kedua negara yang memiliki sejarah panjang hubungan diplomatik sejak era Uni Soviet. Rusia selama ini merupakan salah satu mitra pertahanan dan ekonomi utama Vietnam, termasuk dalam pengadaan alutsista angkatan laut.

Nikolai Patrushev, yang dikenal sebagai arsitek kebijakan keamanan nasional Kremlin, hadir sebagai representasi langsung kepentingan strategis Rusia di Asia Tenggara. Kehadirannya dalam penandatanganan perjanjian ini menegaskan bahwa kerja sama maritim kedua negara bukan sekadar agenda teknis, melainkan memiliki dimensi geopolitik yang lebih luas.

Vietnam, sebagai negara dengan garis pantai sepanjang lebih dari 3.200 kilometer dan kepentingan besar di Laut China Selatan, memiliki urgensi tersendiri dalam memperkuat kapasitas maritimnya. Kerja sama dengan Rusia diharapkan dapat mendukung modernisasi armada laut Vietnam serta pengembangan infrastruktur pelabuhan dan industri kelautan.

Penandatanganan ini berlangsung di saat Rusia tengah berupaya mempertahankan dan memperluas pengaruhnya di kawasan Asia Tenggara, di mana sejumlah negara anggota ASEAN bersikap netral terhadap konflik Rusia-Ukraina. Vietnam secara konsisten menolak bergabung dengan sanksi Barat terhadap Moskow, menjadikan Hanoi sebagai mitra yang relatif stabil bagi Rusia di kawasan tersebut.

Perjanjian ini diperkirakan akan mencakup kolaborasi dalam bidang penelitian kelautan, keamanan perairan, serta kemungkinan kerja sama industri galangan kapal. Kedua negara sebelumnya juga telah menjalin kerja sama dalam sektor energi, khususnya melalui eksplorasi minyak dan gas di perairan Vietnam.